Oleh: mitrabisnis | 7 Agustus 2007

DARI BUKIT HOLLYWOOD SAMPAI ADIWIYATA

  • Keseriusan Semen Gresik Terhadap Lingkungan

 pohon2b-baru.jpg

 oleh Adam A. Chevny  

Sebagai wujud komitmen Semen Gresik terhadap pembangunan lingkungan, BUMN industri semen tersebut telah menghijaukan sejumlah areal bekas galian batu kapur yang dijadikan bahan baku semen.

Lahan yang cukup luas di pinggiran Kota Gresik tidak ditinggalkan begitu saja, melainkan dihijaukan dengan berbagai jenis tanaman keras agar mampu berfungsi guna mencegah dan menanggulangi pencemaran serta kerusakan lingkungan hidup.

Kegiatan tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gresik yang giat melakukan Gerakan Penghijauan guna menyelamatkan lingkungan sekaligus membenahi alam sekitar agar lebih nyaman untuk dihuni.

Bupati Gresik, KH. Robbach Maksum, mengatakan upaya menghijaukan serta membersihkan lingkungan telah menjadikan Pemkab Gresik memperoleh penghargaan Bangun Praja berupa piala bidang kebersihan lingkungan. Kota Gresik pun terpilih sebagai penerima penghargaan Adipura secara berturut-turut dalam tiga tahun terakhir.

“Kami juga telah membagikan ribuan tanaman produktif kepada masyarakat untuk ditanam di pekarangan masing-masing, supaya lingkungan pemukiman menjadi lebih teduh,” ujar Bupati Gresik, KH Robbach Maksum dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Propinsi Jawa Timur yang dipusatkan di SMA Semen Gresik pada 28 Juni 2007.

Upaya penyelamatan lingkungan dan penghijauan lingkungan pun telah dilakukan Semen Gresik. Salah satu kegiatan penanaman pohon ditempatkan di Bukit Hollywood yakni lahan bekas galian/eksplorasi yang berlokasi di Desa Kembangan, Kec. Kebomas, Kab. Gresik.

Semen Gresik telah merintis penanaman pohon jati di Bukit Hollywood sesudah tidak dimanfaatkan lagi batu kapurnya. Kemudian pada bulan Mei 2007 dilaksanakan lagi penanaman sebanyak 2.000 bibit di areal itu dengan pohon waru, mindi serta aneka jenis pohon lainnya.

Pohon-pohon itu memiliki sifat mudah tumbuh dan bijinya mudah menyebar untuk menumbuhkan tanaman baru, sekaligus berfungsi menyerap air. Daunnya cukup rimbun tetapi terasa pahit, sehingga tidak bisa dimakan ternak yang kemungkinan berkeliaran maupun merumput.

Pilihan jenis tanaman sesuai pelaksanaan Gerakan Sejuta Pohon yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dimana dimanfaatkan pohon yang berfungsi mengawetkan dan menyuburkan tanah serta dapat menghasilkan nilai tambah ekosistem. Selain itu, pohon yang dapat berfungsi meredam kebisingan.

Program penanaman ribuan bibit difasilitasi oleh Klub Pecinta Alam Semen Gresik yakni Suwela Giri, dimana kelompok tersebut dibentuk pada tahun 1974. Klub Pecinta Alam Suwela Giri dalam gerakan penghijauan tidak lupa melibatkan para pencinta alam, LSM lingkungan, kalangan mahasiswa maupun masyarakat yang peduli lingkungan.

Penanaman bibit di Bukit Hollywood merupakan bagian dari program serupa yang dilakukan Semen Gresik di beberapa areal bekas galian batu kapur. Langkah Semen Gresik dalam membentuk paru-paru kota turut menunjang upaya agar Kota Gresik menjadi lebih segar dan sejuk.

Konsisten

Sekretaris Perusahaan PT Semen Gresik (Persero) Tbk, Saifuddin Zuhri, mengatakan dalam hal lingkungan, Semen Gresik secara konsisten menunjang pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

“Kami menyadari bahwa pencapaian kinerja finansial dan sosial tidak akan efektif tanpa didukung oleh kepedulian menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya, belum lama ini.

Menyadari hal tersebut Semen Gresik mengambil inisiatif memadukan berbagai fungsi pelestarian lingkungan hidup yang terintegrasi ke dalam kebijakan Semen Gresik yakni penataan, pengawasan dan pengendalian lingkungan.

Saifuddin menambahkan Semen Gresik juga telah melakukan kegiatan penghijauan/green belt, bantuan penyediaan air bersih, pembuatan wisata air, pembuatan real estate di bekas lahan tambang, pengelolaan air bersih (water treatment) dan penampungan air hujan berupa waduk yang dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan.

Terkait peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Provinsi Jawa Timur 2007, salah satu lembaga pendidikan di bawah Yayasan Wisma Semen Gresik yakni SMA Semen Gresik telah dijadikan tempat penyelenggaraannya pada 28 Juni 2007.

SMA Semen Gresik merupakan satu-satunya sekolah swasta di Indonesia yang mendapat penghargaan Adiwiyata. SMA Semen Gresik mempunyai tempat pengelolaan sampah secara terpadu, yakni yakni pengelolaan sampah dari sekolah bersangkutan serta lingkungan sekitar sekolah.

Seluruh jenis sampah yang dikumpulkan tidak ada yang terbuang, karena sampah organik diproses menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah anorganik dimanfaatkan kembali.

Gerakan penanaman bibit pohon dan pembenahan sampah itu baru sekelumit dari program pelestarian lingkungan yang dilakukan Semen Gresik. Di masa mendatang Semen Gresik masih akan menyelenggarakan penghijauan secara berkelanjutan guna menghindarkan kemungkinan terjadinya bencana lingkungan. @ 


Kategori

%d blogger menyukai ini: